Macam-macam Laboratorium Pertanian
Laboratorium Agronomi mempunyai fungsi
menyediakan pelayanan praktikum, penelitian, pengabdian masyarakat, analisis
penelitian dan produksi. Fasilitas pendukung utama kegiatan praktikum,
penelitian, dan pelatihan di lapang berupa lahan percobaan dan lahan produksi
di Desa Tegalgondo seluas 1 Ha dan di Desa Pendem seluas 4 Ha, serta kebun apel
seluas sekitar 1 ha yang terletak di Desa Sumbergondo Kecamatan Bumiaji Kota
Batu.
Laboratorium
Agronomi telah berkembang menjadi beberapa laboratorium yang mendukung kegiatan
praktikum, penelitian, kegiatan produksi, jasa penyuluhan, jasa pelatihan dan
jasa analisis; terdiri dari:
a.
Laboratorium
Klimatologi
Laboratorium
Klimatologi yang terletak di Kebun Percobaan Pertanian UMM sebagai sarana untuk
kegiatan praktikum, penelitian, dan penyediaan data iklim. Laboratorium
Klimatologi berupa Stasiun Klimatologi dan sudah dilengkapi dengan Weather Station yaitu alat pengamat
cuaca (radiasi matahari, intensitas, suhu, angin, hujan, kelembaban dan
evapotranspirasi) yang bekerja denga sistem komputerisasi. Analisa data
dilakukan dengan komputer dan datanya dapat dikirim melalui internet, serta link dengan sistem stasiun cuaca
internasional. Laboratorium ini juga
dilengkapi dengan perangkat untuk pengamatan iklim mikro di sekitar pertanaman.
b.
Laboratorium
Genetika, Pemuliaan Tanaman dan Teknologi Benih
Laboratorium
Genetika, Pemuliaan Tanaman dan Teknologi Benih merupakan laboratorium untuk
kegiatan praktikum dan penelitian dalam bidang genetika, pemuliaan tanaman dan
teknologi benih serta sarana untuk kegiatan produksi benih-benih unggul.
Laboratorium ini dilengkapi dengan peralatan untuk kegiatan mutasi duplikasi
kromosom, hibridisasi tanaman, analisis perkecambahan, pengujian benih,
identifikasi hama penyakit benih, sertifikasi benih dan penyimpanan benih,
serta pengujian kromosom tanaman.
c.
Laboratorium
Perlindungan Tanaman
Laboratorium
Perlindungan Tanaman menyelenggarakan praktikum,
penelitian, jasa identifikasi dan analisis jasad pengganggu dan pelayanan pada
masyarakat umum dalam bentuk penyuluhan maupun pelatihan pengendalian jasad
penggangu tanaman (Klinik Pertanian). Laboratorium Perlindungan Tanaman
dilengkapi dengan peralatan untuk pengamatan hama dan penyakit tanaman, peramalan
serangan hama dan penyakit tanaman, serta sprayer
mesin untuk pengendalian hama dan penyakit tanaman. Laboratorium ini juga menyediakan berbagai
produk pestisida hayati ataupun mikroba antagonis.
d.
Laboratorium
Tanah
Laboratorium
Tanah menyelenggarakan praktikum, penelitian dan jasa analisis unsur hara
maupun pengujian tanah. Peralatan yang dimiliki meliputi peralatan praktikum
dasar-dasar ilmu tanah, kesuburan tanah, serta peralatan untuk analisis fisika,
kimia dan biologi tanah. Laboratorium ini juga mengembangkan dan memproduksi
biofertilizer maupun mikroba decomposer (mikroba
untuk mempercepat dekomposisi/fermentasi bahan organik pada proses pembuatan
pupuk organik).
e.
Laboratorium
Agro-Ekofisiologi
Laboratorium
Agro-Ekofisiologi menyelenggarakan kegiatan praktikum, penelitian, pelatihan
dan penyuluhan pada bidang agronomi, ekologi tanaman dan fisiologi tanaman
maupun pertamanan (landscape).
Laboratorium Agro-Ekofisiologi dilengkapi dengan sarana greenhouse tanaman hias, anggrek dan hortikultura lainnya dengan
sistem irigasi mistycool dan sprinkle, selain sarana kebun percobaan
dan produksi tanaman di Desa Tegalgondo, Desa Pendem Malang dan Desa
Sumbergondo Bumiaji Kota Batu. Laboratorium ini juga dilengkapi peralatan
mesin/traktor pengolahan tanah tegalan dan sawah, peralatan laboratorium untuk
analisis jaringan dan fisiologi pasca
panen, peralatan untuk analisis pertumbuhan tanaman seperti
klorofilmeter, leafarea meter dan lain-lain.
Laboratorium
Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang juga melakukan
kegiatan kerjasama dengan lembaga lain diluar UMM dalam rangka pengembangan
praktikum, kerjasama penelitian, dan pengembangan produk-produk pertanian. Lembaga maupun institusi yang menjadi mitra
kerjasama antara lain: Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Sub Tropika
Tlekung Kota Batu, Balai Penelitian Tanaman Serat dan Tembakau Karangploso
Malang, Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Ubi-ubian Kendalpayak
Malang, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Karangploso Malang, PT. BISI
International Tbk. KP. Pujon dan KP. Kediri, PT. Dupont atau PT. Pioner
Gondanglegi Malang, PT. Sang Hyang Seri Ciliwung Malang, CV. Inggu Laut Cangar
Kota Batu, CV. Arjuna Flora maupun berbagai perusahaan lainnya yang bergerak
dalam bidang industri pertanian secara luas.
2. Laboratorium
Agribisnis
Laboratorium Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah
Malang diresmikan pada tahun 2000 dengan tugas utama :
a.
Sebagai
sarana praktikum mahasiswa dalam praktikum lapang seperti praktikum penyuluhan
dan komunikasi pertanian, usaha tani, pemasaran, ekonomi pertanian, sosiologi
pedesaan, dan lain-lain.
b.
Mengkoordinasi
kegiatan praktikum mahasiswa Jurusan Agribisnis yang dilaksanakan di
Laboratorium lain (lab. Komputasi, lab. Kimia, lab. Biologi dll)
c.
Sebagai
wahana penelitian dosen
d.
Melembagakan
seminar dan forum diskusi pada para mahasiswa dan dosen.
Kegiatan Praktikum di Laboratorium Agribisnis diharapkan dapat
mengasah kemampuan mahasiswa untuk memadukan teori yang diperoleh dengan
fenomena yang ditemui di lapang. Adapun
bentuk kegiatan praktikum tersebut adalah :
a.
Praktikum
lapang berupa pengambilan data di lapang untuk diolah, dianalisis dan dibuat
kesimpulan dan implikasi/saran yang sekiranya bisa dimanfaatkan pihak petani
atau otoritas setempat.
b.
Field Trip
atau kunjungan lapang ke perusahaan-perusahaan pengelola agribisnis.
c.
Diskusi
atau Seminar berbagai topik actual pada bidang agribisnis.
d.
Forum
kajian dan pelatihan mahasiswa dengan berbagai minat, misalnya minat
pemberdayaan masyarakat.
e.
Praktikum
komputasi dengan beberapa program analisis statistik, seperti SPSS, Microstat,
POM, dan lain-lain.
Dari kegiatan praktikum
yang telah dilaksanakan
maka didapatkan hasil
sebagai berikut :
a.
Data base
desa-desa di Kabupaten Malang yang meliputi
data potensi desa, usaha tani, penyuluhan pertanian, aktivitas produksi
dan pemasaran produk pertanian, dan kondisi sosiologi masyarakat pedesaan.
b.
Kumpulan
paper hasil kajian sosiologi pembangunan dan kebudayaan.
Sebagai sarana komunikasi ilmiah di lingkungan peminat/pemerhati/peneliti
agribisnis maka direncanakan mulai tahun 2002 akan diterbitkan secara berkala
publikasi ilmiah yang berupa “Kajian Agribisnis” yang merupakan kumpulan paper
dan abstrak skripsi mahasiswa yang terbaik.
Buletin tersebut merupakan media dokumentasi hasil pemikiran ilmiah para
mahasiswa Agribisnis yang rencananya akan disebarkan ke PTN/PTS yang mempunyai
Jurusan Agribisnis/Sosial Ekonomi Pertanian.
3. Laboratorium
THP
Laboratorium THP didirikan dan dikembangkan dalam rangka
melayani kegiatan praktikum, penelian dan jasa analisa produksi jadi maupun
mentah. Laboratorium THP terdiri dari Laboratorium Mikrobiologi Pangan,
Laboratorium Analisa Pangan, Laboratorium Uji Organoleptik dan Rekayasa Pangan
Uraian Fungsi dan Manfaat serta Peralatan yang digunakan
masing-masing Laboratorium THP sebagai berikut :
a)
Laboratorium Mikrobiologi Pangan
Laboratorium
Mikrobiologi Pangan menangani tentang pengolahan pangan yang berkaitan dengan macam-macam mikrobia.
Dalam rangka menunjang kegiatan menganalisa dan mengidentifikasi tentang
mikrobia maka peralatan yang dipakai adalah sebagai berikut Autoclave,
Incubator, Water Shaker, Water Bath, Mikroskop, Colony Counter, Cawan
Petridisk, Erlenmeyer, tabung reaksi, jarum ose, pipet hisap, bola hisap, lemari
es, lampu UV dll
b)
Laboratorium Analisa Pangan
Laboratorium
Analisa Pangan sudah lama melakukan kerjasama dengan Universitas atau intansi lain guna melakukan kegiatan analisa seperti analisa
Protein, kadar air, kadar abu, vit.c, lemak dll dari berbagai macam hasil mulai
dari pasca panen sampai produk jadi. Dalam rangka menunjang segala kegiatan
analisa dilaboratorium ini dilengkapi dengan peralatan antara lain beaker
glass, timbangan analitik, oven, Erlenmeyer, cawan porselin, gelas ukur, bola
hisap, pipet hisap, muflle, spectrometer, lemari asam, vortex, sentrifuse, pH
meter, Colour Rider, HandRefraktometer, Visco meter, Penetrometer, labu ukur,
labu kjedal, hot plate, desikator , bured mikro, Evaporator dll.
c)
Laboratorium Uji Organoleptik dan Rekayasa Pangan
Laboratorium
Uji Organoleptik dan Rekayasa Pangan melakukan kegiatan pengolahan pangan yang
bertujuan untuk berbagai macam-macam produk pangan yang berkualitas misalnya
kacang rendah kalori, sirup lidah buaya, lidah buaya instan, jahe instan, kunir
instan, sari apel, yogurt, susu kedelai, berbagai macam macam kripik dari buah
dan umbi-umbian, serta menggali berbagai senyawa yang terdapat dalam pangan
untuk dijadikan BTM yang alami seperti karagenan dari rumput laut, chitin
chitosan dari udang dan kerang, pewarna alami dari bunga kana, mawar, bunga
rosela, bunga turi, bunga gladiol . Untuk menunjang segala kegiatan tersebut
maka laboratorium ini dilengkapi dengan alat-alat seperti Vacum Frying, Kabinet
dryer, Press Hidrolik, Spray drayer, Oven, Vakum sealer, Freezer, kompor gas
dan alat memasak, blender, mixer dll
4. Laboratorium
Kehutanan
Laboratorium kehutanan mengembangkan kegiatan di dalam
ruang dan di area hutan. Laboratorium
yang dikembangkan terdiri dari lab. Silvikultur, lab. Hasil hutan dan lab. Manajemen
hutan. Selain itu lab kehutanan telah
mencoba bekerjasama dengan pemerintah kota Batu, PERHUTANI, dan beberapa
Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH).
Untuk koleksi tanaman dalam bentuk Arboretum tanaman
kehutanan telah dilakukan penanaman di kebun percobaan Pendem meliputi tanaman
kayu jati (Tectona grandis), Sengon, Gmelina, Ebony, beberapa jenis ficus
dan lain-lain.
http://cahbaguszone.blogspot.com
Read more




